Trik Mujarab Terhindar dari Krisis Finansial dan Pailit

27 Oktober 2021



Asuransi memiliki peran yang sangat besar. Tidak hanya untuk individu (masyarakat), asuransi juga punya peran penting untuk perusahaan, lembaga investasi, hingga perekonomian negara. 

Sebuah peran yang sangat besar namun rasanya tidak disadari oleh masyarakat. Bahkan, sebagian orang masih memandang sebelah mata keberadaan asuransi. Padahal, seseorang atau perusahaan bisa mengalami krisis finansial bila tidak memiliki asuransi.

Ilustrasi singkatnya seperti ini. Pria A dan Pria B memiliki Rp100 juta untuk modal usaha. Pria A menggunakan semua modalnya untuk memutar roda usahanya. Sedangkan Pria B menggunakan setengahnya untuk membeli asuransi kesehatan. Dengan modal yang lebih besar, keuntungan yang didapat Pria A sebesar Rp200 juta. Angka itu jauh lebih besar dibanding Pria B yang hanya mendapatkan keuntungan Rp75 juta.

Namun, suatu ketika Pria A dan Pria B mendadak sakit dan butuh perawatan intensif di rumah sakit dengan total biaya Rp250 juta. Lantaran tidak punya asuransi, Pria A harus menggunakan semua keuntungan dari usahanya dan ditambah minjam ke bank untuk bayar biaya administrasi.

Sementara itu, Pria B bisa mendapatkan perawatan secara optimal serta tidak harus pusing memikirkan biaya rumah sakit. Sebab, biaya perawatan sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi kesehatannya. Keuntungan yang didapat Pria B dari usahanya masih tetap utuh dan bisa digunakan kembali untuk melanjutkan bisnis.

Ilustrasi yang sama berlaku untuk sebuah perusahaan. Intinya, asuransi akan menanggung risiko atau kerugian yang ditimbulkan dari musibah yang dialami seseorang atau perusahaan. Dengan adanya asuransi, seseorang atau perusahaan bisa hidup tenang dan terhindar dari utang atau hingga ancaman pailit.

Peran Asuransi di Dunia Investasi
Asuransi juga bisa berperan sebagai alat untuk meningkatkan perekonomian negara. Caranya adalah menghimpun dana dari nasabah atau pemegang polis produk asuransi unit link. Nah, sebagian dana atau premi yang dibayarkan nasabah akan dikembangkan perusahaan asuransi untuk investasi yang lebih menguntungkan. Imbal hasil dari investasi tersebut juga akan digunakan sebagai strategi dalam mensubsidi biaya premi asuransi.

Secara garis besar, asuransi unit link merupakan jenis asuransi yang menggabungkan dua produk keuangan, yakni asuransi dan investasi. Jadi dalam praktiknya, premi yang dibayarkan oleh nasabah akan dialokasikan ke dua tempat untuk biaya pengelolaan proteksi dan pengelolaan investasi. Lazimnya, investasi yang digunakan adalah reksa dana. 

Baca Juga
Mengenal Problem Sandwich Generation & Cara Menghindarinya
Tips Simpel Melindungi Polis Asuransi Agar Tetap Aktif
Kaum Rebahan Ingin Punya Asuransi? Coba Find Agent Sequis
2 Hal yang Bikin Orang Tua Wajib Beli Asuransi Pendidikan
Beli Asuransi Kesehatan sebelum Covid-19 Varian Mu Menyebar

Asuransi Jiwa Unit Link Sequis
Sequis belum lama ini mengeluarkan produk asuransi jiwa unit link terbaru. Tentunya, produk tersebut siap memenuhi kebutuhan proteksi jiwa sekaligus investasi calon nasabah. Produk asuransi unit link tersebut adalah SequislinQ New Gen Protector.

Berikut beberapa keunggulannya
1.    Memberikan manfaat perlindungan jiwa sekaligus investasi
2.    Mendapatkan asuransi jiwa sampai umur 100 tahun*
3.    Garansi tidak batal (no lapse) selama 10 tahun pertama polis*
4.    Mendapat loyalty bonus mulai tahun ke-11*
5.    Memiliki Manfaat Meninggal Dunia hingga 100% dari Uang Pertanggungan (UP) sampai dengan maksimum Usia Pertanggungan yang dipilih oleh nasabah
6.    Nilai Polis yang terkumpul akan dibayarkan apabila Tertanggung bertahan hidup hingga akhir Masa Pertanggungan Asuransi
7.    Menyediakan tata cara pembayaran yang membebaskan nasabah memilih antara Bulanan, Kuartalan, Semesteran dan Tahunan sampai dengan akhir masa pertanggungan

* Syarat & Ketentuan berlaku. Manfaat lengkap mengacu ke Ringkasan Informasi produk & Buku Polis

#bulaninklusikeuangan
#bulaninklusikeuangan2021
#LebihMemahamiAsuransi

Butuh bantuan ?